Auto Split Faktur Penjualan Berdasarkan Tax Category
Fitur Auto Split Faktur Penjualan Berdasarkan Tax Category berfungsi untuk memisahkan item pada Sales Invoice secara otomatis berdasarkan Tax Category dari Warehouse asal.
Ketika fitur ini aktif, jika sebuah Sales Order berisi item dari dua atau lebih Warehouse dengan Tax Category berbeda, sistem akan membuat dua atau lebih Sales Invoice yang masing-masing hanya berisi item dari Warehouse dengan Tax Category yang sama.
Cara Mengaktifkan fitur
Home > Accounting > Company

Pada halaman daftar Company, klik Company tempat anda ingin mengaktifkan fitur.

Centang opsi Split Sales Invoice Based On Warehouse Tax Category untuk mengaktifkan fitur.

Menggunakan fitur Auto Split Faktur Penjualan Berdasarkan Tax Category
Ketika fitur ini aktif dan terdapat lebih dari satu macam Tax Category pada Warehouse asal item, maka pada Sales Order yang sudah di submit akan muncul pesan sebagai berikut.

Perhatian! Ketika fitur Auto Split Faktur Penjualan Berdasarkan Tax Category aktif, fitur Auto Assign Warehouse akan dinonaktifkan secara otomatis ketika men-submit Sales Order. Pastikan anda sudah memasukkan data warehouse asal item dengan benar sebelum submit.
Membuat Sales Invoice dari Sales Order dengan fitur Auto Split
Untuk membuat Split Sales Invoice secara otomatis, anda dapat mengikuti langkah-langkah di bawah ini.
Create > Sales Invoice

Ketika fitur ini aktif, maka akan muncul prompt berikut.

Jika anda ingin membuat Split Sales Invoice secara otomatis tanpa men-submitnya, maka pilihlah opsi pertama.

Jika anda ingin langsung men-submit Sales Invoice yang dibuat secara Auto Split, maka anda bisa memilih opsi kedua.

Jika anda tidak ingin menggunakan fitur ini, maka pilihlah opsi ketiga. Opsi ini akan membuka halaman new Sales Invoice sebagaimana akan terjadi jika fitur Auto Split Faktur Penjualan Berdasarkan Tax Category tidak aktif.

Klik Create

Jika sukses, maka akan muncul pesan sebagai berikut.

Ketika fitur Auto Split Faktur Penjualan Berdasarkan Tax Category aktif, maka pada nama Sales Invoice akan diberikan suffix berdasarkan Tax Category yang dimiliki oleh warehouse asal item-item pada Sales Invoice tersebut.
Perhatian! Ketika fitur Auto Split Faktur Penjualan Berdasarkan Tax Category aktif, anda harus menghapus seluruh Sales Invoice terkait Sales Order sebelum menggunakan fitur ini untuk membuat kembali Sales Invoice.
Jika anda tidak melakukan hal di atas, akan muncul peringatan berikut.

Membuat Sales Invoice secara Manual dengan fitur Auto Split diaktifkan
Jika anda membuat Sales invoice secara manual dengan fitur Auto Split Faktur Penjualan Berdasarkan Tax Category diaktifkan, pastikan Sales Invoice yang anda submit tidak memiliki item-item yang berasal dari Warehouse dengan Tax Category yang berbeda.
Jika tidak, akan muncul peringatan berikut.
